20Cara Menyetel Gardan Mobil dengan Mudah. Gardan mobil merupakan komponen di dalam mesin mobil yang memiliki fungsi untuk meneruskan tenaga yang dihasilkan mesin menuju poros roda yang sebelumnya melalui transmisi dan propeller shaft. Sama halnya dengan komponen mesin mobil lainnya, gardan mobil juga tentu sering mengalami
Inilah3 Cara Mendeteksi Sendiri Kerusakan Bearing pada Roda Mobil. Yang terakhir, mobil dapat menarik ke salah satu sisi ketika melakukan pengereman. ( Baca Juga: Tidak Perlu Lepas Roda, Cek Bearing Roda dengan Cara Mudah Berikut) 2. Goyangkan dan putar roda saat mobil didongkrak.
Dalammemperbaikinya, Anda perlu melepas plafon terlebih dahulu. Setelah itu, gunakan sikat untuk membersihkan sisa serbuk bekas lem foam. Jika sudah benar-benar bersih, maka Anda bisa melapisi lem kertas. Lapisi setebal mungkin agar melekat sempurna. Setelah Anda memahami bagaimana cara memperbaiki plafon mobil yang kendor, maka tak kalah
Dalambuku panduan tersebut, insinyur Honda menyebutkan bahwa masa ganti vanbelt BeAT adalah setiap 24 ribu kilometer atau dua tahun sekali. Namun, hal ini juga bukan patokan pasti, karena jika Anda sering berkendara dengan beban berat, kemudian motor pernah terendam banjir atau gaya berkendara yang cenderung ugal-ugalan dapat menyebabkan
Ukurangarasi 2 mobil yang ideal biasanya memiliki panjang dan lebar sekitar 6 hingga 6,5 meter. Kemudian jangan lupa untuk memastikan jarak antara mobil. Idealnya, jarak antar mobil dalam satu garasi yang sama sekitar 80 cm. Dengan kondisi ukuran seperti ini, ketika pintu mobil satunya terbuka, tidak akan mengenai pintu mobil sebelahnya.
Berdasarkanpengalaman Moladin, cara melepas kaca film mobil bisa dilakukan dengan mudah. Apalagi untuk kaca film bagian depan dan juga kaca bagian samping. Proses melepas kaca film bisa dilakukan dengan cara disobek dari ujungnya dan lalu bisa kalian lepaskan. Selanjutnya kalian bisa semprotkan air sabun ke kaca, lalu diamkan sekitar 2 hingga
nvT0BTO. Mobil menjadi kendaraan yang sering kamu gunakan untuk berbagai kebutuhan mobilitas. Oleh karena itu, perawatannya juga harus selalu diperhatikan dengan baik. Perawatan yang jarang bukan tidak mungkin membuat komponen mobil cepat rusak. Alhasil, kamu harus mengeluarkan uang yang lebih besar. Apakah kamu mengetahui cara mengganti ban mobil kesayangan dengan benar dan tepat? Sebagai salah satu komponen yang memiliki fungsi pentingnya tersendiri, ban harus berfungsi dengan maksimal. Sayangnya, masih ada saja pemilik mobil yang nekad menggunakan ban mobil padahal sudah banyak ciri-ciri bahwa ban tersebut perlu diganti. Di kesempatan kali ini, Qoala akan berbagi informasi seputar cara mengganti ban mobil, mulai dari ciri, biaya, tips mengganti ban mobil, hingga rekomendasi ban terbaik. Jadi pastikan kamu membaca artikel ini sampai selesai ya agar informasi yang didapatkan juga lengkap. Ciri-ciri Ban Mobil Perlu Diganti Sumber foto Jiggo_Putter Studio via Shutterstock Ban adalah salah satu komponen penting pada sebuah kendaraan termasuk mobil. Kehadiran ban yang sehat dan layak pakai tidak boleh diremehkan. Dengan fungsi yang begitu banyak termasuk peran dalam keselamatan pengemudi dan penumpang mobil, ban memiliki masa pakai. Oleh karenanya, mampu mengganti ban dengan benar tentunya amat sangat bermanfaat. Pasalnya, tak hanya demi keselamatan berkendara, tujuan mengganti ban mobil secara berkala yang lebih detail adalah untuk memastikan keausan ban lebih merata, memperpanjang umur pemakaian ban, hingga meningkatkan kinerja ban serta mobil secara keseluruhan. Kamu tidak boleh mengabaikan masa pakai ban karena setelah mencapai masa pakainya, ban harus segera diganti. Kapan sebaiknya pemilik kendaraan harus mengganti ban mobil mereka? Lalu, bagaimana cara mengganti ban mobil? Untuk lebih pastinya, coba kenali ciri-ciri ban mobil perlu diganti demi alasan keselamatan dan kinerja serta fungsi ban itu sendiri. 1. Telah Dipakai Selama 3 Tahun atau Lebih Komponen mobil yang satu ini memiliki masa pakai selama 3 tahun. Nah, jika suda mencapai usianya atau bahkan sudah lebih, tidak ada alasan lagi untuk terus menggunakan ban tersebut. Jika semua ban mencapai usia tersebut, ini berarti kamu benar-benar harus mengganti ban mobil di bagian depan atau belakang. Komponen pada ban berusia tua akan mengalami pengerasan. Ini tidak baik karena kinerja ban akan terganggu. Dalam hal kenyamanan, ban yang sudah tua akan menurun kenyamanannya saat kamu mengemudi. Ini disebabkan oleh komponen di dalamnya yang semakin mengeras. 2. Ketebalan Ban Sudah Tidak Sesuai Setiap ban mobil ada Tread Wear Indicator TWI nya masing-masing. Ini menjadi indikasi atau tanda batas keausan ban yang boleh dipakai. Cara mengetahuinya adalah dengan memperhatikan kembang ban apakah sudah menyentuh segitiga TWI atau belum. Jika sudah, maka kamu harus segera cari tahu cara mengganti ban mobil Avanza milikmu. Pada ban, ada dua posisi indikator TWI yaitu di bagian tepi ban dan di tengah telapak ban. Di bagian tepi, kamu akan melihat segitiga kecil di area bawah kembang ban. Sementar dii bagian tengah telapak ban, ada berupa benjolan yang tidak sampai tinggi kembang ban. 3. Jarak Tempuh Telah Mencapai Kilometer Akan lebih baik jika ban diganti setelah mencapai 3 tahun pemakaian. Ini memang benar karena ban yang tua tidak baik untuk terus digunakan. Akan tetapi, jika jarak tempuh sudah mencapai kilometer, sebaiknya kamu juga segera mengganti ban meski masa pakai belum sampai 3 tahun. Apabila jarak tempuh sudah melewati batasnya, maka ban akan mengalami keausan meskipun kelenturannya masih bagus. Itulah kenapa penggantian dengan ban baru menjadi sebuah keharusan. 4. Permukaan Ban Gundul, Benjol, dan Retak Ban sudah mulai gundul, retak, atau ada benjolan? Ini adalah ciri lain kamu harus mengganti ban dengan yang baru. Untuk cara mengganti ban mobil, kamu bisa mencari bengkel terdekat baik bengkel resmi ataupun bengkel umum. Yang terpenting adalah penggantian ban dilakukan secara berkala dengan memperhatikan ciri-ciri umum kapan ban perlu diganti. Benjolan pada ban memang sering terjadi dan menjadi pertanda ada anyaman benang atau kawat penguat konstruksi ban yang putus. Ini juga menandakan bahwa ketahanan ban sudah tidak lagi seragam. Jika sudah ada benjolan, maka ban pun akan lebih rawan pecah karena beberapa bagian yang sudah tidak lagi kuat untuk menahan tekanan udara. Oleh karenanya, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui cara mengganti ban mobil apabila terjadi kondisi pecah ban ini. Sementara untuk kasus keretakan, umumnya terjadi di bagian dinding ban itu sendiri. Ban yang kepanasan dan umur ban yang semakin tua menjadi alasan mengapa muncul keretakan. Cairan kimia tertentu juga turun memperparah kondisi ini. Kemampuan ban yang retak akan turun drastis. Jadi, pilihan satu-satunya adalah melakukan penggantian dengan ban baru. Gundul pada ban bisa terjadi di bagian sisi tertentu atau bahkan di tengah. Ini turut melengkapi daftar masalah pada ban setelah benjolan dan retakan yang kamu temukan. Biaya Ganti Ban Mobil Sumber foto Lucky Business via Shutterstock Salah satu hal yang menjadi perhatian pemilik kendaraan yang hendak mengganti ban mobilnya adalah besaran biaya. Sangat wajar jika kamu mencari tahu hal tersebut karena terkadang kita tidak memiliki budget khusus di waktu yang tepat. Ya, terkadang kita lalai dan lupa kapan sebaiknya ban mobil harus diganti. Sehingga kita tidak mempersiapkan sejumlah uang untuk keperluan tersebut. Harga ganti ban mobil sebenarnya tergantung pada ban yang kamu pilih. Jika ingin yang berkualitas, kamu harus mengeluarkan uang yang lebih banyak tetapi ada kesempatan untuk merasakan keuntungan yang lebih. Selain itu, cara yang dipilih juga mempengaruhi jumlah uang yang harus kamu keluarkan. Dalam penggantian ban, kamu bisa memilih untuk menggantinya sendiri tapi dengan catatan setiap langkahnya harus mengikuti standar penggantian ban. Atau yang lebih terjamin dan praktis adalah memilih menggunakan jasa bengkel resmi ataupun bengkel umum yang mudah ditemui di sekitar tempat tinggal dan kantor. 1. Biaya Ganti Ban Mobil di Bengkel Resmi Mengganti ban terutama pada kendaraan roda empat, bukanlah hal yang mudah. Untuk melakukannya terkadang tidak cukup sekali pasang agar ban nyaman saat digunakan. Salah satu tahap dari cara ganti ban mobil adalah melalui proses balancing yang berguna untuk memastikan keseimbangan roda. Sekalipun menggunakan ban bekas, proses balancing tetap harus dilakukan agar ada keseimbangan antara ban dan pelek. Jika kamu melewatkan tahapan yang satu ini, akibatnya adalah kaki-kaki mobil tidak akan seimbang. Kondisi seperti ini yang terus berlanjut bahkan bisa menyebabkan setir bergetar ke kiri dan ke kanan. Selain tidak nyaman, kondisi ini juga bisa membahayakan pengemudi serta penumpang mobil. Sementara untuk biaya penggantian ban, kamu harus memilih ban yang sesuai dengan kebutuhan mobil dan juga budget yang sudah kamu siapkan. Selain itu, kamu juga harus tahu biaya balancing dan tahapan-tahapan lain dari penggantian dan pemasangan ban. Sebaiknya, kamu tanyakan terlebih dahulu pada sang ahli sehingga kamu akan mendapatkan estimasi jumlah biaya penggantian ban hingga mobil bisa kamu kendarai dengan nyaman. Untuk balancing, biasanya bengkel menawarkan biaya mulai dari 10 ribu rupiah hingga 30 ribu rupiah per roda. Sedangkan untuk spooring tergantung pada jenis mobil. Misalnya untuk Honda Jazz dan Toyota Yaris, biasanya 150-175 rupiah per roda. Namun untuk spooring Toyota Alphard atau Mitsubishi Pajero berkisar 200 ribu an untuk masing-masing roda. Ini tentu di luar harga ban yang kamu pilih ya. Tiap tipe dan brand ban harganya berbeda-beda. Untuk bank dengan harga yang paling terjangkau kisarannya adalah 400 ribuan hingga 500 ribuan. 2. Biaya Ganti Ban Mobil di Bengkel Umum Selain bengkel resmi, kamu juga bisa memilih bengkel umum. Berbeda dengan bengkel resmi, bengkel satu ini melayani service untuk berbagai jenis dan brand mobil. Jika sulit menemukan bengkel resmi di wilayah kamu, tidak ada salahnya untuk memilih bengkel umum. Akan tetapi, kamu harus memastikan berapa biaya yang dibebankan untuk penggantian ban mobil. Pastikan bahwa semua biaya sudah jelas di awal agar kamu tidak kaget jika tiba-tiba mendapatkan kenyataan harus membayar lebih di akhir. Jika harus mengganti keempat ban pada mobil, itu berarti kamu harus mengeluarkan uang untuk pembelian ban, jasa spooring, dan juga jasa balancing untuk keempat ban tersebut. Apabila setiap ban memerlukan biaya sebesar Rp. 600,000, maka kamu tinggal kali 4 untuk biaya semua ban, yaitu Rp, 2,400,000. Belum lagi biaya lain-lain yang mungkin harus kamu bayar. Ini hanya contoh gambaran saja karena kita tidak bisa mengetahui dengan pasti biayanya. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa datang ke bengkel umum yang paling dekat dengan lokasi kamu saat ini atau bengkel yang sudah kamu percaya untuk menangani setiap kebutuhan service mobil milikmu. 3. Biaya Ganti Ban Mobil Sendiri Ganti mobil sendiri? Memang mungkin dilakukan tapi apakah kamu bisa melakukan proses spooring dan balancing tanpa bantuan sang ahli mekanik? Apabila sudah yakin dan memiliki alat-alat yang akan membantu mengganti ban, maka kamu bisa menghemat uang. Karena biaya yang harus kamu keluarkan hanya untuk membeli ban baik baru atau bekas sejumlah ban yang perlu kamu ganti. Sumber foto Artur Wave via Shutterstock Di keadaan tertentu, kamu mungkin harus tau cara mengganti mobil sendiri tanpa bantuan dari ahlinya. Ini bisa saja terjadi jika sesuatu terjadi pada ban kendaraan namun kamu tidak bisa menemukan bengkel mobil terdekat atau lokasi kamu yang sulit dijangkau oleh montir dalam waktu sebentar. Mau tidak mau kamu harus turun tangan untuk tau cara mengganti ban mobil agar bisa kembali melanjutkan perjalanan. Untuk itu, kamu harus tahu caranya agar saat berada di kondisi tersebut tidak lagi panik dan bingung bagaimana cara membongkar ban dan menggantinya dengan yang baru. Akan lebih baik jika setiap pengendara mobil memiliki kemampuan dan pengetahuan seputar cara mengganti ban mobil dan tahu waktu untuk ganti ban mobil berapa lama. Saat ban bocor atau ada masalah lain yang menyebabkan ban mobil tidak berfungsi sebagaimana mestinya, tetaplah tenang dan coba ikuti beberapa langkah berikut ini. Tentunya, langkah-langkah ini juga bisa kamu aplikasikan sebagai cara mengganti ban mobil depan maupun belakang untuk mobil Toyota Kijang Innova, Avanza, atau merek dan jenis mobil lainnya. 1. Kendurkan Baut Ban Kendurkan baut ban dengan peralatan yang selalu kamu bawa dalam mobil. Untuk hal tersebut, kamu akan butuh kunci roda sebagai alat untuk melepas ban mobil. Kunci roda adalah alat yang terbuat dari batang baja dengan masing-masing ujungnya yang memiliki kepala soket berbentuk segi enam. Idealnya, ukuran kunci untuk membuka ban mobil ini digunakan untuk baut berukuran 19 mm hingga 21 mm. Nah, buka baut ban mobil ke arah mana? Arah membuka baut ban mobil adalah dengan memutar baut roda secara berlawanan dari arah jarum jam alias ke arah kiri hingga semua baut ban terlepas. Sebaliknya, untuk mengencangkannya adalah dengan memutar ke arah kanan. 2. Pasang Dongkrak Untuk memasang dongkrak dengan baik dan benar, mulai dari bagian mobil yang kokoh agar bisa menempatkan dongkrak di bagian atas bagian tersebut. Biasanya titik pemasangan berada di sekitar kaki-kaki mobil. Letakkan ban cadangan di bawah badan mobil tepatnya di bagian roda. Hal ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga jika dongkrak tidak mampu menopang badan mobil dengan baik. Lanjutkan proses dongkrak sampai ban mobil terangkat dari aspal serta memiliki ruang untuk kamu tarik keluar. 3. Lepas Ban yang Hendak Diganti Untuk melepas ban yang akan kamu ganti, gunakan kembali kunci roda untuk mengendurkan baut ban hingga terlepas. Pastikan untuk menyimpan baut baut tersebut di tempat yang aman agar kamu bisa menggunakannya kembali. Sekarang, cara membuka ban mobil selanjutnya adalah dengan menarik ban hingga keluar dari rumah roda dan letakkan ban lama di area di mana kamu sebelumnya menyimpan ban cadangan yang akan dipasang. a. Cara Melepas Ban Mobil dengan Alat Tyre Changer Untuk cara melepas ban mobil menggunakan tyre changer, berikut adalah langkah-langkahnya. Pasangkan ban mobil yang kempes pada sisi samping tyre changer Posisikan bilah penekan dengan menggeser handle pada sisi samping ban Jangan letakkan tangan pada samping ban ketika proses pengepresan karena hal ini berbahaya Tekan pedal penekan agar bilah ini menekan sidewall ban dengan tekanan yang kuat hingga kedua bead lepas dari velg Posisikan roda di atas meja tyre changer dan tekan pedal hingga posisi pelek terjepit dengan kuat Posisikan pengait pelepas ban di atas velg Congkel sisi samping ban dengan sendok ban, lalu tepatkan dengan pengait hingga pengait tersebut masuk ke dalam bead Tekan pedal pemutar agar tyre changer bisa memutarkan ban sehingga bead terlepas dari velg Tempatkan pengait pada velg sisi bawah untuk melepas bead sisi bawah Tekan kembali pedal pemutar sehingga tyre changer dapat memutarkan ban, lalu ban akan terlepas dari velg b. Cara Melepas Ban dari Velg Sebagai informasi tambahan, Qoala berikan juga panduan cara melepas ban mobil dari velg-nya jika kamu membutuhkannya. Siapkan alat-alat dan bahan yang digunakan untuk melepas dan memasang ban, seperti tyre changer, kompressor udara, dan roda mobil pengganti Pastikan velg dan ban mobil keduanya dalam kondisi bersih, kering, dan dalam keadaan yang prima; dan bila perlu, lepaskan juga pemberat balancing yang menempel pada velg tersebut Cek kembali kondisi ban pengganti maupun tyre tread depth gauge dengan alat pengukur kedalaman tapak sebagai cara memeriksa kedalaman tapak ban agar bebas dari kerusakan, cek juga rim hingga bead bagian bibir dari ban mobil dari kerusakan bead burn/terbakar atau perubahan bentuk Khusus untuk ban dan velg racing dari bahan alumunium alloy, cek kembali kerataan pada bagian sisi ring Sebelum melepas ban, buang angin ban dengan melepas katup pentil agar seluruh angin keluar dari ban dan ban menjadi kempes Agar cara melepas ban mobil dari velg roda lebih mudah, beri pelicin pada bagian tepi ban dengan menambahkan sedikit sabun colek pada permukaan kontak rim dengan tepi ban, atau dengan pelumas khusus Serupa dengan cara mengganti ban dalam motor matic, periksa kembali ban dalam mobil untuk jenis ban tube type, dan untuk cara ganti ban jenis tubeless sendiri, pastikan ukuran ban harus sesuai dengan ukuran pelek ketahui juga cara baca ukuran ban mobil yang benar Setelah ban terpasang, besihkan kemali ban di atas mesin tanpa memakai air atau udara bertekanan 4. Cek Kondisi Ban Cadangan, Pasang dan Kencangkan Ban Setelah Diganti Sebelum memasang ban cadangan, coba cek kondisi ban secara keseluruhan. Cara ini tentunya serupa dengan langkah-langkah mengganti ban motor karena kualitas ban pengganti wajib prima dan berkondisi bagus demi keselamatan berkendara. Ban tersebut harus memiliki tekanan angin ideal agar bisa kamu gunakan untuk menempuh perjalanan. Masukkan ban ke rumah roda dan pasangan baut dengan baik dan kencan, lakukan dengan memutar kunci roda searah jarum jam. Kencangkan baut sedikit demi sedikit secara bergantian agar baut terpasang tanpa celah dan kerusakan. Jangan sampai ada baut yang masih terasa longgar untuk memastikan bahwa keamanan kamu akan tetap terjaga. Cara Memasang Ban dengan Tyre Changer Lalu, bagaimana cara memasang ban kembali menggunakan tyre changer? Simak langkah-langkah berikut ini. Tempatkan velg di atas mesin Letakkan ban di atas velg, lalu masukkan bead ke salah satu sisi samping velg tersebut Posisikan tuas pemasang pada bead sisi bawah dan tekan pedal pemutar sehingga mesin dapat memutarkan ban, lalu bead bawah akan tepasang pada velg Pasangkan tuas pengait pemasang pada bead atas tepat di atas rim Tekan pedal pemutar hingga mesin memutarkan ban, lalu ban akan terpasang pada velg secara perlahan Posisikan ban pada velg dengan cara menekan sisi bead, lalu ban akan terpasang dengan rapi pada velg Pompa kembali ban mobil menggunakan kompresor dengan tekanan yang sesuai untuk spesifikasi ban tersebut 5. Lepaskan Dongkrak Setelah Selesai Langkah selanjutnya adalah melepas dongkrak yang tadi kamu gunakan. Langkah ini bisa kamu lakukan setelah baut benar-benar terpasang dengan sempurna. Lepaskan dongkar jika ban mobil sudah menapak di permukaan mobil dengan sempurna dan lakukan dengan hati-hati agar tidak melukai kamu. Yang harus kamu ingat adalah ban cadangan biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil. Jadi tidak baik jika kamu terus menggunakannya untuk berkendara sehari-hari. Saat sudah memungkinkan, cari bengkel dan tambal ban tubeless atau jenis lainnya, maupun ganti ban mobil kamu dengan yang baru. Hal ini penting, terlebih jika ban lama yang kamu ganti memang sudah seharusnya diganti dengan yang baru. Nah, itulah cara-cara mengganti ban mobil dengan tepat. Langkah-langkah tadi juga bisa diaplikasikan sebagai cara mengganti ban truk. Hanya saja, perbedaannya terletak pada ukuran ban yang akan diganti, ukuran mobil, ukuran obeng yang digunakan, serta arah putaran mur pada roda truk tersebut. Tips Memilih Ban Mobil Terbaik Sumber foto Mamang Kalem via Shutterstock Setiap ban dari sebuah mobil harus memiliki kondisi yang baik. Para pemilik kendaraan atau ini juga harus selalu memperhatikan kondisi masing-masing ban. Saat tiba untuk mengganti ban, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dengan baik selain cara mengganti ban mobil tersebut. Kamu harus memilih ban mobil terbaik yang ingin dipasang. Jangan sampai asal membeli ban terlebih jika ingin kesemua ban terasa aman dan awet serta nyaman untuk setiap perjalanan. Sebenarnya ada banyak tutorial cara mengganti ban secara online baik versi Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris dengan mencari kata kunci how to change car tires. Namun, secara spesifik, bagaimana cara memilih untuk mengganti ban mobil yang baik? Jika masih bingung dari mana harus memulainya sedangkan kamu belum berpengalaman dalam memilih ban, berikut adalah tips lengkapnya untuk kamu. 1. Pilih Ban Sesuai Tipe atau Jenis Mobil Memilih ban untuk mobil pribadi memang susah susah gampang. Serupa dengan cara mengganti ban motor terbaik, kamu bisa melakukan langkah yang tepat dengan cara menyesuaikan dengan tipe dan jenis mobil yang kamu gunakan. Setiap kendaraan memiliki tipe dan ukuran bawaan pabrik nya tersendiri. Untuk melihatnya, cek pada bagian ban karena biasanya diukir pada bagian plakat laci atau pintu. Namun ini juga tergantung pada jenis mobil ya. Tidak jarang pula ada yang mencantumkan jenis atau tipe ban di dekat tutup tangki bahan bakar. Nah, saat hendak membeli ban, kamu bisa menyesuaikan dengan tipe dan jenis sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Sebagai gambaran, kamu bisa memperhatikan contoh yang satu ini. Ban mobil dengan kode P 215/55R17 93V, huruf P menjadi kode Passenger. Artinya adalah bahwa mobil didesain untuk membawa orang. Sementara untuk tipe jenis ban dengan kode LT, artinya adalah Light Truck atau truk kecil yang digunakan untuk membawa barang. Lain halnya dengan kode ST atau Special Trailer dan T untuk Temporary yang memang khusus untuk ban cadangan yang tidak bisa kamu gunakan terus menerus. 2. Sesuaikan Ban Mobil dengan Kebutuhan Apapun produk yang akan kamu beli, pastikan sesuai dengan kebutuhan termasuk ban mobil. Pengguna mobil lebih tahu apa yang mereka butuhkan saat memilih atau mengganti sebuah komponen mobil. Kamu sering pergi traveling menggunakan mobil? Untuk mobil yang selalu diandalkan untuk melewati medan berlumpur dan bebatuan, M/T atau Mud Terrain adalah tipe ban yang cocok untuk kegiatan offroad. Tipe ban yang satu ini terkenal kokoh dan kuat sehingga bisa menempuh medan yang sulit. Akan tetapi, tipe ban ini kurang cocok untuk mobil yang hanya menempuh perjalanan di kota karena memiliki daya cengkram yang lemah dan juga licin. Coba gunakan ban mobil yang bertipe High Terrain atau H/T yang tidak hanya nyaman tetapi juga tidak berisik. Ban mobil satu ini paling cocok untuk kamu yang pulang pergi ke kantor menggunakan mobil kesayangan. 3. Pilih Ban Mobil Terbaik dari Desain Alur atau Motif yang Cocok Tips selanjutnya dalam memilih ban untuk mobil adalah dengan memperhatikan desain alur atau motif yang sesuai. Hal tersebut juga penting karena bisa memperbesar gesekan ban dengan jalan. Apabila gesekan yang terjadi kecil, risiko tergelincir di jalan semakin besar. Pola desain V adalah yang paling direkomendasikan untuk mereka yang menggunakan jalan basah atau tinggal di daerah dengan intensitas curah hujan tinggi. Pola desain ini memiliki daya gesek tinggi. Itulah kenapa sangat cocok untuk jalanan berair dan licin. Pemilik mobil yang sering melewati jalan bergelombang bisa memilih ban mobil dengan desain alur tapak bulat. Ini bisa menjadi pilihan yang sesuai. 4. Pastikan Ukuran Ban Mobil Sesuai Ukuran yang tepat adalah syarat penting dalam memilih ban mobil. Akan tetapi, kamu harus mengetahui arti dari kode yang terukir di permukaan samping ban. Jangan khawatir karena kamu bisa menerjemahkan kode tersebut dengan mudah. Misalnya ban mobil dengan kode 205/55 R16 91 V, maka untuk membacanya adalah seperti berikut. 205 adalah kode yang menunjukkan lebar telapak ban dengan menggunakan satuan milimeter mm. 55 menunjukkan aspek rasio ketebalan ban dalam persentase atas lebar tapaknya. 16 merupakan diameter velg dalam satuan inci. 91 adalah kode untuk menunjukkan indeks beban maksimum. 5. Pertimbangkan Ketebalan Ban Mobil Sebelum Membeli Jika kamu bertanya apakah harus mempertimbangkan ketebalan ban mobil, maka jawabannya adalah perlu. Tahukah kamu kalau ban yang bagus memiliki ketebalan 50? Ban yang tebal bisa meningkatkan performa serta keseimbangan kendaraan. Namun jika kamu tidak mempertimbangkan ketebalan ban yang tepat, maka performa kendaraan bisa menurun. Ban dengan tebal yang tinggi biasanya lebih mahal dibandingkan dengan tidak tebal. Membeli ban dengan ketebalan yang tepat memungkinkan kamu menghemat lebih banyak uang. Hal ini karena kamu tidak perlu sering mengganti ban, jadi lebih baik menghabiskan uang yang lebih di awal namun kualitas serta kapasitas yang didapatkan lebih maksimal. 6. Perhatikan Tahun Pembuatan Ban Tahun pembuatan ban tidak kalah penting untuk diperhatikan. Sebagian dari kamu mungkin baru tahu jika ban juga memiliki kode pembuatan serta tanggal kadaluarsa, bukan? Ban yang sudah mencapai tanggal kadaluarsa harus segera kamu ganti. Untuk bisa tahu tahun pembuatan ban mobil, perhatikan kode yang biasanya terdiri dari 4 digit angka. Contohnya adalah 0313 yang berarti 03 adalah ban dibuat di minggu ketiga. Sedangkan 13 adalah tahun pembuatan atau produksi ban. Bisa kita simpulkan jika 0313 adalah ban yang dibuat di minggu ketiga di tahun 2013. Bagi kamu yang fokus dalam memilih ban yang bagus, pilih saja ban dengan tahun pembuatan yang masih baru. Kualitas ban baru berbeda dengan ban lama meskipun belum pernah digunakan sama sekali. Proses penyimpanannya juga tidak kalah penting untuk menjadi pertimbangan. Seperti yang kita tahu, material ban adalah karet, jadi jika disimpan terlalu lama mungkin bisa menimbulkan masalah. Dimana tempat penyimpanan ban juga bisa mempengaruhi kualitas karet ban, apakah di tempat yang lembab atau tempat yang mendapatkan sinar matahari secara langsung. 7. Pilih Merek Ban Mobil Terbaik yang Sudah Terpercaya Saat ini, ada begitu banyak brand ban mobil di pasaran sehingga menyulitkan untuk memilih yang terbaik. Untuk memastikan kamu tidak salah pilih ban, pilih saja brand yang terpercaya. Ya, kamu bisa mencari informasi rekomendasi brand ban mobil terbaik dari masa ke masa atau di tahun ini. Ini mungkin memakan waktu yang lebih lama, tapi memungkinkan kamu mendapatkan pilihan ban terbaik. Rekomendasi Merek Ban Mobil Terbaik Sumber foto Everything You Need via Shutterstock Selain harga dan cara mengganti ban mobil, hal lain yang harus kamu perhatikan saat mengganti ban kendaraan adalah kualitas. Ada brand yang hadir dengan kualitas yang lebih dibandingkan brand lainnya. Sehingga pemilik kendaraan mendapatkan pilihan terbaik, dimana mereka bisa menggunakan ban dengan lebih minim risiko dan lebih banyak keuntungan. Jika masih ragu dalam menentukan pilih, coba pertimbangkan beberapa brand atau merek ban mobil terbaik yang juga menjadi pilihan banyak orang. 1. Bridgestone Berkat konsistensinya dalam memproduksi ban mobil berkualitas mumpuni, Bridgestone menjadi brand yang populer. Produk ban dari merek ni dibuat menggunakan lembar-lembar cord yang berupa angka atau frame ban. Alhasil, setiap ban yang dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi. Dengan menggunakan ban dari bran satu ini, kamu akan merasakan pengalaman, dimana kendaraan akan lebih tangguh di berbagai medan jalan dalam berbagai kondisi. Tidak hanya itu, ban juga terlihat begitu stylish tanpa menghilangkan nilai fungsinya guna mencegah berbagai masalah pada ban seperti ban slip. Berkendara akan terasa lebih aman dan nyaman. Sementara harga untuk setiap unit ban biasanya berkisar antara 500 ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Meski mahal tapi kualitas yang akan kamu dapatkan bisa memenuhi keinginan dan ekspektasi yang kamu miliki. Tidak heran jika merek ban yang satu ini cocok untuk kendaraan terbaikmu. 2. GT Radial GT Radial menjadi salah satu ban mobil terbaik yang bisa kamu dapatkan dengan mudah di Indonesia. Tidak jarang pula merek satu ini menjadi sponsor berbagai event besar, dan bahkan sempat menjadi salah satu sponsor utama Formula 1. Kamu tidak perlu meragukan kualitas ban dari brand ini karena memiliki kemampuan dalam menjaga kestabilan dalam berkendara. Karena cocok untuk berkendara di berbagai kondisi jalanan, kamu akan semakin memiliki alasan untuk membeli ban dari GT Radial. Setiap pengguna ban ini bisa membuat akselerasi berkendara menjadi lebih seimbang dan nyaman saat mereka menggunakannya. Harganya juga terjangkau dan bersaing dengan merek lain yaitu mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Dengan sejumlah uang tersebut, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan selain sebuah kualitas. 3. Yokohama Dengan banyak tipe ban yang dikeluarkan, Yokohama menjadi satu dari merek ban yang memiliki pengalaman di bidangnya. Merek satu ini tidak hanya berfokus pada ban untuk kendaraan roda empat penumpang tetapi juga mobil untuk balapan. Menjadi sponsor di banyak ajang kejuaraan termasuk F1, menjadi salah satu bukti jika ban yang satu ini tidak main-main dalam hal kualitas. Sayangnya, harga yang ditawarkan cukup mahal lantaran markas besarnya jauh dari Indonesia serta kualitas yang tidak perlu kamu ragukan. 4. Falken Merek ban Falken mungkin tidak sepopuler dua brand sebelumnya tapi mampu memberikan kualitas yang baik. Fokus utama dari produk ban mobil ini adalah penggunaan harian atau konsumsi jalan raya. Keunggulan dari ban ini adalah struktur ban dengan desain khusus yang dirancang cocok untuk digunakan di berbagai medan jalan raya. Jika penasaran seperti apa pengalaman berkendara yang ditawarkan oleh brand ban satu ini, kamu bisa memilihnya saat hendak mengganti ban mobil. Sementara untuk harganya, kamu bisa menemukan di pasaran yang dibanderol mulai dari enam ratus ribuan. Cukup terjangkau bukan? 5. Hankook Pernah mendengar brand Hankook? Ya, ini juga masuk dalam daftar merek ban mobil terbaik dan dikenal sebagai perusahaan ban terbesar ketujuh di dunia. Produk unggulan dari perusahaan asal korea ini adalah Dynapro HT RH12 225/65 R17. Karena dirancang secara khusus, material ban tersebut memiliki kualitas yang tinggi. Pada bagian ban, kamu juga bisa menemukan empat alur melingkar. Fungsinya adalah untuk mencegah mobil tergelincir saat melintas di jalanan yang basah. Dengan demikian, para pemilik kendaraan yang menggunakan ban ini tetap bisa berkendara dengan nyaman. 6. Toyo Toyo adalah produsen manufaktur ban kendaraan asal Jepang. Jadi tidak heran jika merek ban mobil yang satu ini berada di jajaran brand terbaik serta menjadi pilihan banyak pemilik kendaraan. Perusahaan ini mendistribusikan produk-produknya ke banyak negara di dunia. Kamu tentu harus melirik brand yang satu ini. Toyo Open Country MT 275/70 R18 menjadi produk unggulan yang bisa menjadi pilihan terbaik kalian yang sedang mencari ban mobil. Desain tapak asimetris dengan paduan bahan-bahan berkualitas mampu menciptakan performa maksimal dalam berkendara. Tidak hanya itu, kamu juga bisa merasakan berkendara dengan aman, nyaman, stabil, serta kontrol responsif yang mampu memberikan kesan yang mendalam. Ya, semua itu bisa memberikan pengalaman yang tidak bisa kamu lupakan saat melintasi jalanan dalam berbagai kondisi. Untuk bisa mendapatkan ban mobil ini, kamu memang harus sedikit berkorban karena harus merogoh kocek yang cukup dalam. Meski demikian, semua sebanding dengan apa yang akan kamu dapatkan. 7. Dunlop Siapa yang tidak kenal dengan Dunlop? Merek ban ini selalu berada di deretan ban terbaik karena kualitasnya. Merek satu ini sudah lama mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari pengguna kendaraan. Daya redam ban ini terbilang sempurna dan compound yang soft menawarkan berbagai kelebihan utama. Kemampuan redam dari sebuah ban akan berpengaruh pada kenyamanan pengendara mobil. Tidak hanya itu, ban ini juga hadir dengan daya cengkram yang baik. Kamu bisa mendapatkan ban ini mulai dari 300 ribuan. Atau bisa juga memilih produk yang lebih mahal dengan harga berkisar di angka 3 jutaan. 8. Continental Keberadaannya yang sudah cukup lama di Indonesia membuat Continental dikenal sebagai salah satu merk ban terpercaya. Ya, brand satu ini membidik semua lini pasar di negara kita. Kebanyakan produk dari merek ini berjenis RFT atau run flat tyre yang berarti masuk sebagai merek ban mobil premium. Perusahaan asal Jerman ini pernah menjadi sponsor event besar dunia seperti Euro 2012 dan Piala Dunia 2014. Performa dan berbagai kelebihan yang tidak bisa kamu remehkan akan semakin membuatmu penasaran. Akhirnya, kamu akan tertarik membeli dan menggunakan merek ini saat mengganti ban mobil dengan yang baru. 9. Achilles Dengan berbagai inovasi yang bisa dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat luas, Achilles mampu membangun popularitasnya. Berbicara soal kualitas, kamu juga tidak akan memiliki keraguan untuk memilih merek ban satu ini. Tidak jarang pula pembalap mobil kelas dunia menggunakan ban dari Achilles. Dengan perkembangan yang cukup pesat, kita bisa dengan mudah menemukan ban dari brand ini di berbagai lokasi di Indonesia, terlebih setelah perusahaan ini membuka cabang di sini. Harga yang ditawarkan pun terjangkau sehingga tidak akan membuat kantong bolong. Kamu bisa memilih produk dengan harga mulai dari 300 ribuan hingga jutaan rupiah, sesuai kebutuhan dan budget yang kamu siapkan. 10. GoodYear Salah satu alasan kenapa GoodYear layak berada di jajaran merek ban mobil terbaik adalah kepercayaan dari para pelanggan. Tidak hanya itu, merek ini sudah ada di pasaran untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan pemilik kendaraan yaitu sejak tahun 1898. Pada umumnya, ban mobil merek ini banyak digunakan untuk bus dan truk. Daya tahan yang cukup bagik dan terbilang awet membuat ban tidak mudah meletus meski harus melintas di kondisi jalanan yang berbeda. Jika tertarik, ban mobil merek ini hadir dengan harga mulai dari empat ratus ribuan. Masih masuk kategori terjangkau terlebih dengan kualitas yang akan kamu dapatkan. 11. Corsa Untuk melengkapi referensi, kamu juga bisa melakukan riset guna mengetahui kenapa Corsa layak masuk ke dalam daftar pilihan merek ban terbaik. Salah satu produk Corsa dirancang untuk mobil MPV atau Multi Purpose Vehicle dengan masa pakai mencapai 80,000 kilometer. Selain itu, ban ini juga bisa meredam getaran dan kebisingan. Kamu juga bisa menemukan produk lain dari merek ban satu ini yang memang sesuai dengan kebutuhan dalam berkendara. Dengan harga mulai dari 300 ribuan hingga jutaan rupiah, kamu bisa memilih ban sesuai kebutuhan. Kamu juga bisa memilih ban dengan harga yang paling terjangkau agar tidak membuat kantong jebol. Meski cara mengganti ban mobil bukan perkara yang mudah untuk dilakukan sendiri, tapi dalam kondisi tertentu kamu harus melakukannya sendiri. Tapi kamu tidak perlu khawatir karena ganti ban sendiri akan bisa menghemat biaya. Untuk memastikan semua ban tetap berfungsi dengan baik serta aman dan nyaman, lakukan penggantian ban secara berkala terutama setelah mencapai batas masa pakai ban. Alasan utamanya adalah demi keselamatan dalam berkendara. Memastikan bahwa kamu bisa mengemudi mobil dengan aman sangat perlu. Kamu juga bisa menambahkan usahamu dengan memilih produk asuransi mobil sebagai langkah proteksi. Ini akan sangat bermanfaat terutama bagi kamu yang sering melakukan kegiatan menggunakan mobil pribadi. Semoga Informasi ini bermanfaat dan jangan lupa untuk memilih Qoala saat kamu yakin untuk membeli produk asuransi yang dirancang memang untuk kendaraan mobil.
Membuka dan memasang baut pada roda adalah aktivitas yang wajah dilakukan saat servis ban. Namun, baut ban mobil jadi salah satu yang krusial pada kendaraan. Kalau lepas pasang baut tidak benar, baut bisa dol. Baut yang dol atau slek tidak bisa mengunci roda mobil secara maksimal, bahkan bisa berbahaya bagi penumpang. Berikut ini adalah cara mengatasi baut ban mobil yang macet karena slek. Daftar Isi 1Mengatasi Baut Ban Mobil dan Mur yang Macet1. Menggunakan alat bantu2. Menyemprot cairan penetran3. Menggunakan kunci momen4. Pasang mur roda secara menyilang5. Rotasi ban secara berkala6. Membersihkan baut ban mobilCara Mengencangkan Baut Ban Mobil Saat Memasang BanMetode Melepas dan Memasang Baut RodaPenyebab Baut Ban Mobil Slek atau DolMengatasi Baut Ban Mobil dan Mur yang MacetBaut berfungsi sebagai pengencang roda. Kalau baut tersebut dol atau slek, akibatnya bisa berkarat. Baut tidak bisa berfungsi maksimal dan bisa macet. Begini cara mengatasi baut dan mur yang Menggunakan alat bantuAda alat bantu untuk memutar baut roda dan mur. Bisa juga menggunakan alat ungkit yang lebih panjang. Bentuknya seperti pipa. Cara kerjanya adalah disambungkan ke kunci roda sehingga mur lebih mudah dilepas. Torsi dan daya putar ekstra dari alat ini bisa memudahkan pelepasan Menyemprot cairan penetranUntuk mengatasi baut ban mobil yang macet, caranya bisa menyemprot cairan penetral pada bagian tersebut sebelum melepas mur dan baut. Tujuannya adalah untuk menghilangkan debu halus dan karat antara mur dan baut. Jadi lebih mudah dibuka karena tidak ada lagi hambatan berupa kotoran atau Menggunakan kunci momenSelanjutnya, saat memasang kembali baut dan mur pada ban mobil, disarankan untuk menggunakan kunci momen atau kunci torsi. Pilih alat dengan kekuatan yang direkomendasikan tidak ada kunci momen, usahakan agar tidak memutar baut dan mur secara berlebihan. Cukup sampai merasa mur tidak bisa berputar lagi. Jangan sampai terdengar suara besi beradu yang artinya mur terlalu kuat mengikat juga Jangan Buka Pasang Tanpa Kunci Filter Oli! Ini 3 Fungsinya4. Pasang mur roda secara menyilangDisarankan untuk tidak memasang mur roda secara berurutan. Mengencangkan mur dan baut secara berurutan membuat daya ikatnya menjadi kurang merata. Akibatnya, pelek tidak mencengkeram sempurna pada as roda. Ban mobil bisa goyang saat kecepatan tinggi, bahkan baut roda bisa sebaiknya pemasangan mur dilakukan secara menyilang dan bertahap supaya daya tekannya seimbang pada seluruh Rotasi ban secara berkalaRotasi ban secara berkala setiap km atau 6 bulan sekali juga bisa mencegah mur dan baut macet saat akan Membersihkan baut ban mobilBaut ban mobil, mur, dan lubang baut pada pelek juga perlu dibersihkan agar tidak ada kotoran atau karat menempel. Setelah itu, jangan lupa untuk melumasi mur dan baut dengan gemuk atau grease supaya baut mudah dibuka. Namun, jangan berlebihan supaya tidak menimbulkan kotoran pada dia 6 cara agar baut ban mobil tidak macet. Selanjutnya, kita bakal bahas tentang cara mengencangkan baut ban mobil saat memasang Mengencangkan Baut Ban Mobil Saat Memasang BanCara mengencangkan baut ban mobil ketika memasang ban adalah dengan memutarnya menggunakan tangan terlebih dahulu. Setelah itu baru gunakan alat untuk mengencangkan. Seperti yang sudah dibahas di atas, cara memasang baut pada pelek dilakukan secara menyilang, tidak berurutan searah atau berlawanan jarum jam. Tujuannya supaya pemasangan tidak miring ke salah satu sisi dan tidak oleh saat dikencangkan. Cara menyilang ini juga dilakukan saat melepasnya. Kalau 4 baut, cara memasangnya menyilang seperti biasa. Namun, untuk 5 dan 6 baut, pemasangan menyilangnya seperti mengikuti pola saat membentuk bintang. Lakukan secara bertahap, jangan langsung semua ban saat baut dipasang adalah ketika ban masih mengambang atau didongkrak. Setelah pelek kencang, tetapi belum maksimal, turunkan dongkrak sampai ban menapak jalan. Kemudian, gunakan kunci torsi yang kekuatan kekencangannya bisa diukur. Idealnya, gunakan kunci torsi dengan momen kgf. Sebaiknya tidak menggunakan rem agar putaran roda saat dikencangkan tidak juga Jenis Dongkrak Mobil dan Tata Cara Penggunaannya yang BenarMetode Melepas dan Memasang Baut RodaAda metode-metode khusus untuk melepas dan memasang baut ban mobil. Caranya adalah sebagai berikutMelepaskan dulu dop penutup baut roda menggunakan tool penjepit. Tool penjeput yang berwarna kuning biasanya sudah tersedia di lepas pasang baut roda menggunakan kunci roda, biasanya menggunakan ukuran 17 atau memasang baut roda, putar peranti pengunci menggunakan jari tangan terlebih dahulu. Tujuannya untuk memastikan posisi alur ulir di rumah roda sudah kita bakal bahas penyebab baut ban mobil menjadi slek atau dol dan cara Baut Ban Mobil Slek atau DolPenyakit yang biasanya terjadi pada baut dan mur roda adalah slek atau dol. Padahal, peran baut sangat penting. Penyebab baut ban mobil dol adalah terlalu kuat atau terlalu dipaksakan saat melepas atau mengencangkannya. Selain itu, menggunakan mur dan baut roda yang tidak sesuai ukuran standar juga bisa membuat mur dan baut macet. Cara mengatasinya adalah dengan menghindari mengencangkan mur langsung di rumah kunci roda. Cara ini bisa membuat drat pada mur-mur mudah tergerus. Akhirnya, mur tidak bisa itu, tindakan yang salah saat proses lepas-pasang juga bisa menjadi penyebab baut dol. Misalnya menggunakan kaki atau pipa puntir secara berlebihan. Jadi, sebaiknya gunakan kunci momen torque wrench. Alat ini bisa menyesuaikan kekencangan mur sesuai kebutuhan. Kalau tidak ada, cukup gunakan kekuatan tangan secara maksimal. Bisa juga memakai batang kunci roda sesuai standar ukuran itu dia cara melepas dan memasang baut ban mobil yang benar agar tidak dol atau malah macet. Sebaiknya cek kondisi ban mobil secara berkala untuk menghindari risiko berbahaya. Temukan bengkel ban mobil terdekat di aplikasi Otoklix!
Advertisement Cara Mengganti Ban - Ban adalah sebuah karet khusus berisi udara yang dijadikan bantalan sebuah velg atau rims untuk terhubung dengan tanah. Fungsi ban adalah untuk menyerap getaran aspal dan getaran kecil dari jalan sehingga mobil akan lebih halus saat berjalan. Keduanya baik ban atau velg apabila disatukan maka disebut roda. Terkadang, kita menemui sebuah kondisi yang kurang menyenangkan dimana ban mobil kita tiba-tiba bocor atau kempes. Kalau cuma kempes, mungkin itu tidak terlalu bermasalah kita bisa membawanya ke tukang tambal ban untuk menambah angin ban. Tapi bayaimana jika kondisi ban itu bocor, maka pilihannya anda bisa memanggil layanan storing atau melakukan penggantian ban serep. Jika posisi anda berada di tengah kota mungkin anda bisa menggunakan layanan storing untuk melakukan penggantian roda. Tapi, jika lokasinya ada di tengah perkampungan atau didaerah pegunungan maka anda dituntut mampu melakukan penggantian ban serep sendiri. img by Melakukan penggantian roda mobil, itu terdengar mudah. Apalagi alatnya sudah disediakan pabrikan saat awal kita membeli mobil, sehingga tinggal bagaimana kemampuan kita untuk menggantinya. Tapi, roda merupakan sebuah komponen yang cukup penting, mengapa demikian ? karena bisa dilihat posisi roda itu sebagai kaki mobil. Jika terlepas maka bisa menimbulkan kecelakaan. Untuk itu, penggantian ban tidak hanya lepas pasang kencangkan. Tapi ada hal-hal yang perlu dan harus diperhatikan baik ketika melepas roda atau memasang roda. Diartikel inilah kita akan membahas secara detail tata cara mengganti roda mobil yang bocor dengan roda serep. Apa Yang Perlu Dipersiapkan ? Sebelum melakukan penggantian roda, terlebih dahulu persiapkan hal-hal berikut ini. Satu set dongkrak portable, dongkrak yang dipakai biasanya menggunakan sistem ulir karena lebih kuat untuk menahan beban mobil. Kunci roda, kunci ini diberikan oleh pabrikan bersama dongkraknya. Roda cadangan, roda ini biasanya terletak dibawah bagasi belakang mobil. Karena cadangan, maka dimensi roda ini biasanya lebih kecil. Anda bisa memakai roda ini untuk membawa mobil ke tukang tambal ban terdekat. A. Cara Melepas Roda Mobil Untuk melepas roda mobil, maka pastikan seluruh penumpang mobil turun dari kendaraan karena jika tidak akan menambah beban mobil. Selain itu, pastikan juga anda sudah menarik rem parkir agar mobil terkunci. Jika sudah maka lakukan langkah berikut ; 1. Kendorkan Mur Roda Memakai Kunci Roda Sebelum kita mengangkan mobil mengenakan dongkrak, kita perlu mengendorkan mur roda terlebih dahulu. Alasanya akan lebih mudah untuk mengendorkan roda saat kondisi roda mobil tertahan beban kemdaraan. Bandingkan ketika mobil terangkat, maka akan lebih sulit karena roda pasti akan berputar mengikuti gerakan pengendoran. Tapi, yang perlu diingat saat pengendoran ini adalah jangan berlebihan. Dalam artian, kendorkan mur sampai 1/2 putaran saja. Jika lebih dari setengah putaran maka dikhawatirkan roda akan renggang dari wheel bearing dan akan menyebabkan baut roda bengkok. Saat pengendoran ini, mungkin anda akan menemui masalah terkait kekuatan mur apalagi jika roda mobil anda jarang dilepas. Untuk itu gunakan kekuatan tangan anda bila perlu gunakan pipa pemanjang lengan kunci. Yang terpenting pada proses pengendoran adalah posisi kunci lurus dengan mur. Untuk arah pengendoran juga ada aturannya, kendorkan mur roda dengan arah melintang agar velg tidak bengkok. Aturan ini juga berlaku saat akan mengencangkan mur roda. img by 2. Naikan kendaraan memakai dongkrak Untuk langkah ini, pertama lihat jack point pada kendaraan anda. Jack point adalah spot khusus yang dijadikan titik tumpu dongkrak, atau tempat untuk mendongkrak mobil. Beda tipe chasis, beda pula jack pointnya. Untuk kendaraan yang menggunakan chasis frame, maka anda bisa memosisikan dongkrak pada frame/rangka mobil. Tapi, ini perlu dongkrak yang tinggi. Posisi lainnya anda bisa memposisikan dongkrak pada axle housing pada suspensi tipe rigid. img by Sementara pada kendaraan tipe monocouque/menyatu dengan body maka anda bisa meletakan dongkrak pada bagian samping body tepat dibawah pintu mobil, biasanya ada besi vertikal yang dijadikan pengunci jack. Ilustrasinya bisa anda lihat pada gambar paling atas. Langkah selanjutnya putar dongkrak memakai stang yang disediakan hingga roda mobil yang akan diganti terangkat. Dalam menaikan roda ini jangan juga terlalu tinggi cukup sampai roda terangkat meski sedikit. 3. Lepas roda mobil Setelah roda terangkat, maka lepaskan semua mur pada roda mobil yang sebelumnya sudah kita kendorkan. Gunakan kunci roda jika mur masih keras dilepas memakai tangan. Setelah semua mur terlepas, maka langkah selanjutnya tinggal melepas ban dari wheel bearing. Untuk melepas roda bisa langsung anda tarik jika agak keras, tapi umumnya ketika semua mur sudah lepas roda akan lepas dengan sendirinya. Bagaimana jika roda menempel ? keadaan ini juga sering terjadi, dimana semua mur roda telah lepas tapi roda masih menempel dengan kencang. Solusinya ada di artikel Cara mudah melepas roda mobil yang menempel B. Langkah Pemasangan Roda Langkah berikutnya kita akan membahas bagaimana cara memasang roda mobil dengan benar. Ikuti langkah dibawah. 1. Masukan roda kedalam baut roda. Langkah ini terkadang yang menyulitkan bagi pemula. Memasang roda sambil mengepaskan lubangnya itu membutuhkan teknik khusus. Selain kekuatan tangan, ketelitian juga dituntut untuk memasukan lubang velg. Tapi, bagi anda yang masuh pemula anda bisa menggunakan bantuan tumit kaki untuk mengangkat roda mobil. Caranya, tangan kanan memegang jari velg, sementara tangan kiri memegang bagian luar karet ban. Posisikan roda didepan wheel bearing, lalu angkat roda dengan mengungkitnya memakai tumit kaki. Langkah berikutnya tangan anda hanya perlu mengepaskan lubang velg dengan baut roda. 2. Pasang mur dan kencangkan Jika roda telah masuk, atau baut roda telah pas masuk kedalam lubang velg maka tahan menggunakan satu tangan anda sementara tangan satunya memasang mur kedalam baut roda. Pasang seluruh mur roda dan kencangkan hingga roda mepet dengan wheel bearing. Untuk pengencangan pertama ini, anda perlu menggunakan kunci roda hingga kira-kira roda mentok dengan wheel bearing dan roda juga tidak oblak ketika digoyangkan. Mengapa demikian ? karena pengencangan akan kita lakukan saat mobil turun dari dongkrak. Ini tentu akan memudahkan anda karena roda mobil akan tertahan oleh beban mobil ketika di kencangkan. Kecuali jika anda mengganti roda belakang maka rem parkir akan menahan roda tidak berputar saat dikencangkan atau ketika ada orang lain yang membantu menginjak rem maka anda bisa langsung mengencangkan mur roda sesuai moment ketika dongkrak belum turun. Tapi, jika anda sendirian ikuti langkah berikutnya. 3. Turunkan Dongkrak secara berlahan Saat anda telah memastikan bahwa roda telah mentok dan sepenuhnya tertahan oleh mur roda maka langkah berijutnya yakni menurunkan kendaraan yang didongkrak. Turunkan secara hati-hati karena mur roda belum dikencangkan. Apa tidak berbahaya menurunkan dongkrak saat roda belum di kencangkan ? Selama roda mentok/mepet dengan wheel bearing tanpa celah maka itu tidak masalah. Tapi jika ada celah antara wheel bearing dengan roda maka bisa membengkokan baut roda. Untuk itu sebelum menurunkan dongkrak lebih dahulu menggoyangkan roda apakah masih oblak atau tidak. 4. Kencangkan mur roda sesuai moment Pada artikel sebelumnya kita telah membahas tips mengencangkan mur roda, pada artikel tersebut sudah kita bahas bagaimana cara mengencangkan mur roda secara tepat sesuai besar rim/velg yang dipakai. Anda bisa membaca artikel tersebut untuk mengencangkan mur ini. Secara singkat, mengencangkan baut roda jangan terlalu kecil dan jangan juga terlalu kencang, karena mur roda juga ada batas pengencangannya. Pengencangan yang kurang akan membahayakan karena roda bisa terlepas, begitu pula ketika terlalu kencang maka akan membuat mur dol/selek akibatnya mur kehilangan daya untuk menahan roda, sehingga roda juga bisa terlepas. Moment kekencangan roda dipengaruhi oleh banyak hal termasuk berat kendaraan, dan besar velg/rim. Untuk mobil penumpang yang memiliki rims 15 hingga 18 umumnya memiliki moment kekencangan 10 - 14 Nm. Moment sebesar ini bisa dicapai hanya memakai kunci roda tanpa bantuan pemanjang. Jadi cukup kencangkan mur ini sekuat tenaga anda memakai kunci roda tanpa bantuan pipa pemanjang. Kecuali bus atau truk maka momentnya bisa melebihi 20 Nm, sehingga perlu bantuan pipa pemanjang lengan kunci. Demikian artikel lengkap mengenai cara mengganti ban / roda mobil dengan mudah dan benar. Semoga bermanfaat. Facebook Twitter Whatsapp
Unduh PDF Unduh PDF Rotasi ban adalah penting untuk memastikan anda mendapatkan usia pakai maksimum dari ban yang anda beli. Seiring waktu, dengan kondisi jalanan yang berbeda, sangat bijaksana jika anda merotasi ban and tiap km, atau tiap anda mengganti oli. Terus baca dan pelajari cara yang mudah dan murah ini untuk menghemat pengeluaran anda. 1 Gunakan beberapa jack stand. Mobil anda memiliki sebuah dongkrak sehingga anda hanya bisa mengganti rodanya satu per satu, namun untuk merotasi ban, seluruh roda harus terangkat dari tanah. Cara termudah dan termurah untuk hal ini adalah dengen membeli jack stand yang harganya sekitar $30. JANGAN lakukan hal ini dengan beberapa buah dongkrak. Jika anda tidak ingin membeli jack stand, anda bisa menggunakan balok. Solusi lain yang paling mahal adalah dengan memasang dongkrak hidrolik dalam garasi anda. 2 Cari tempat kerja yang datar. Kurangi resiko mobil terjatuh saat didongkrak dengan bekerja pada permukaan yang rata. Pasang rem tangan sebelum anda mulai bekerja, dan ganjal roda yang belum anda dongkrak untuk mencegah mobil bergerak maju mundur. Jika tempat kerja anda adalah tempat yang miring, atau anda tidak memiliki tempat, pekerjaan ini tidak akan memakan waktu lama jika anda akan menggunakan tempat parkir. 3 Buka dop dan kendorkan mur roda. Pada saat mobil anda masih di atas tanah, gunakan obeng pipih untuk mencongkel dop dan melepaskannya, sehingga mur roda terlihat. Lalu dengan menggunakan kunci roda, kendorkan mur roda. JANGAN lepaskan mur, hanya kendorkan agar nanti mudah dilepaskan setelah mobil didongkrak. Balikkan salah satu dop untuk menjadi tempat penyimpanan baut saat dilepaskan nanti. 4 Angkat mobil. Gunakan dongkrak untuk mengangkat tiap sudut mobil, dan topang dengan jack stand. Baca buku manual mobil anda untuk mengetahui lokasi yang benar untuk dongkrak dan jack stand. Dengan menggunakan 4 buah jackstand akan menjadi cara paling mudah dan cepat untuk menyelesaikan pekerjaan ini, namun beberapa orang akan merasa gugup jika melihat mobilnya hanya ditopang oleh jack stand.[1] Jika anda hanya memiliki dua jack stand, anda harus mengangkat dan menurunkan mobil beberapa kali dengan menggunakan dongkrak, karena prosedur ini mengharuskan ada untuk menukar roda dari depan ke belakang. Cara apapun yang anda pilih, rencanakanlah lebih dulu pola rotasi sebelum anda mulai melepas roda. Iklan 1 Periksa arah putaran ban anda.[2] Ban ada yang bisa dipasang satu arah atau bebas. Ban dengan arah tertentu memiliki tapak yang searah, biasanya dengan alur untuk mengalirkan air ke sisi luar ban agar pengendalian lebih baik. Untuk ban jenis ini, anda hanya bisa menukar roda depan dan belakang dalam sisi yang sama. Roda yang tidak memiliki arah khusus, bisa dipasang ke posisi manapun. Untuk ban dengan arah, merotasi ban artinya anda menukarkan ban depan dari sisi pengemudi dengan dengan ban di belakangnya, dan juga sebaliknya. Untuk ban tanpa arah khusus, pola rotasi biasanya berbentuk huruf "X", dimana anda akan menukar roda kiri depan ke kanan belakang, dan roda kanan depan ke kiri belakang. Pola ini akan memungkinkan anda mendapatkan rotasi yang sempurna dan memastikan usia pakai maksumum. 2Lepaskan mur dari roda pertama yang anda angkat. Lepas rodanya dan gelindingkan ke posisi barunya. Tetap awasi dimana anda meletakkan mur dan letakkan dekat as roda. Alur mur harusnya standar, tapi biasanya anda akan tetap menggunakan mur pada posisi yang sama terhadap bautnya, bukan rodanya. 3 Rotasikan roda dalam pola yang benar. Jika anda mengangkat keseluruhan mobil, anda tinggal menggeser roda ke posisi barunya, pasang pada bautnya dan kencangkan mur dengan tangan. Jika anda hanya memiliki dua jack stand, dan anda telah memasangnya untuk menopang dua roda belakang, maka anda harus mengeser roda belakang kiri ke bagian depan kiri. Angkat bagian depan kiri dengan dongkrak, lepaskan rodanya, dan pasang roda yang baru, kencangkan mur dengan tangan, dan turunkan dongkrak. Kemudian, pindahkan roda yang baru and lepas ke bagian kanan belakang, dan seterusnya. Terus rotasikan roda sesuai pola yang benar. 4Lower the car. With your jack, raise each location up off the jack stand until you can safely remove it, then lower the car. Make sure you've tightened each tire on hand-tight before you do this. You should be able to wobble the tire back and forth. 5 Kencangkan mur roda dalam pola bintang. Banyak mobil memiliki 6 mur. Pada saat mobil sudah menyentuh tanah, kencangkan mur roda dengan kunci roda dengan mengencangkan salah satunya, putar dalam seperempat putaran dan kemudian mur di posisi terjauh darinya, dan seterusnya. Jika anda memilikinya, anda bisa mengunakan kunci roda dengan torsi untuk mengencangkan semua murnya. Pada umumnya mobil membutuhkan kekencangan trsi antara 80-100 untuk truk 90-140 6Pasang kembali dop roda, dan periksa tekanan udara, tambahkan jika kurang. Iklan Ini merupakan kesempatan baik untuk mencuci velg roda anda dan memeriksa kerusakan yang mungkin ada. Bersihkan juga ban dari kotoran dan serpihan bubuk kanvas rem. Iklan Peringatan Dalam beberapa kasus, banyak bengkel menggunakan kunci otomatis atau hidrolis untuk melepas mur roda anda. Namun beberapa dari mereka tidak mengikuti aturan kekencangan saat mereka memasangnya, dan memasangnya dengan tekanan 200 psi. Kekencangan berlebih bisa menyulitkan saat akan membuka nantinya. Saat mengganti ban kempes atau merotasi ban, ingat untuk mengganjal roda lainya agar mobil tidak berubah posisi. Batu berukuran sedang, atau balok kayu bisa digunakan di posisi roda berlawanam/paling jauh. jika anda mengganti ban kiri belakang, anda harus mengganjal ban kanan depan Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Unduh PDF Unduh PDF Bantalan roda biasa disebut juga laher atau bearing adalah bagian penting dari sistem suspensi kendaraan. Bagian yang biasanya terpasang pada hub roda, rotor piringan penggerak atau tromol rem ini membantu agar roda dapat berputar dengan sempurna saat kendaraan dijalankan. Jika Anda terusik oleh suara dengung atau denging yang muncul saat mengemudi, atau lampu peringatan ABS di kendaraan Anda terus menyala, mungkin sudah saatnya Anda mengganti bantalan roda. Anda tentu dapat menghemat biaya jasa bengkel jika mengganti sendiri bantalan roda kendaraan Anda, tetapi lakukanlah dengan seksama, karena meskipun kecil, peran bantalan roda sangat penting. Mulailah dari langkah 1 untuk mempelajari langkah-langkahnya. Langkah 1 Memarkir kendaraan Anda pada permukaan datar. Seperti halnya saat memperbaiki bagian kendaraan yang lain, Anda perlu melakukan seluruh persiapan yang diperlukan sebelum mengganti bantalan roda Anda, agar keamanan diri Anda tetap terjaga. Hal terburuk yang dapat terjadi saat mengganti bantalan roda adalah kendaraan Anda tiba-tiba menggelinding dengan sendirinya. Untuk itu, sebelum Anda memulainya, parkirlah kendaraan Anda pada permukaan yang datar. Untuk mobil bertransmisi otomatis, masukkan ke posisi P parkir. Untuk mobil bertransmisi manual, masukkan ke gigi 1, mundur atau netral. Pastikan pula rem tangan sudah dipasang. Perhatikan Setiap kendaraan adalah unik. Instruksi berikut ini dimaksudkan untuk memberikan petunjuk umum saja, sehingga mungkin tidak benar-benar sesuai dengan keadaan kendaraan Anda. Jika ternyata Anda menemui masalah saat mencoba mengganti sendiri bantalan roda atau masih ragu akan hasilnya setelah selesai, jangan ragu untuk meminta pertolongan seorang mekanik profesional. Anda akan terhindar dari pemborosan waktu, mengurangi masalah dan dapat menghemat lebih banyak biaya ke depannya. 2Memasang ganjal roda untuk memastikan roda lainnya tidak bergerak. Agar posisi kendaraan lebih stabil, Anda dapat menggunakan ganjal roda untuk memastikan bahwa roda lain yang tidak sedang diganti bantalannya tetap diam di tempatnya. Taruhlah ganjal pada roda yang tidak sedang Anda kerjakan, karena tentu roda yang sedang dikerjakan akan diangkat hingga tidak menyentuh tanah. Misalnya Anda akan mengganti bantalan sebuah roda depan, pasanglah ganjal di belakang roda belakang. Jika Anda akan mengganti bantalan roda belakang, pasanglah ganjal di belakang roda depan. 3 Mengendurkan mur roda dan menaikkan roda dengan dongkrak. Untuk dapat menjangkau bagian-bagian yang harus Anda kerjakan dengan lebih baik, Anda harus menaikkan roda yang akan Anda ganti bantalannya. Untungnya, setiap kendaraan dilengkapi dengan dongkrak untuk keperluan ini. Sebelum Anda mengangkat roda, ada baiknya Anda mengendurkan lebih dahulu seluruh mur roda menggunakan kunci roda, karena akan jauh lebih berat untuk membuka mur pertama kali dengan roda tidak menapak di tanah. Setelah mur kendur, naikkan roda perlahan-lahan. Jika kendaraan Anda tidak dilengkapi dengan dongkrak, Anda dapat membeli dongkrak yang sesuai di toko suku cadang kendaraan. Anda dapat merujuk ke artikel wikiHow tentang cara mengganti roda untuk petunjuk menaikkan roda dengan dongkrak. Untuk mencegah kendaraan tergelincir, pastikan kendaraan disangga pada tempat yang tepat oleh dongkrak dan dongkrak menapak mantap ke permukaan tanah, sebelum Anda mulai mencoba untuk menaikkan roda. Penting juga untuk memastikan bahwa dongkrak menyangga kendaraan pada bagian logam yang kokoh di bagian bawah kendaraan, bukan bagian yang terbuat dari plastik, karena bobot kendaraan saat diangkat dapat merusakkan bagian yang tidak kokoh. 4 Melepas mur roda dan melepas roda. Mur roda yang telah dikendurkan akan dapat dilepas dengan mudah. Lepaskan seluruhnya dan letakkan pada tempat yang aman dan tidak mungkin terselip. Seharusnya sekarang roda sudah dapat dilepas dengan mudah. Beberapa orang suka mengumpulkan mur roda menggunakan dop roda yang dibalik, yang berfungsi menjadi semacam piring untuk menampung mur-mur roda tersebut. 5 Melepas kaliper rem. Menggunakan kunci sok dan gagangnya, lepaskan baut penahan kaliper. Setelah itu copotlah kaliper dengan mengungkitnya menggunakan obeng. Saat Anda melepas kaliper, berhati-hatilah agar tidak membuatnya tergantung bebas, karena ini akan merusak pipa atau kabel rem. Kaitkan pada bagian bawah kendaraan yang aman atau ikatlah dengan bagian tersebut menggunakan seutas tali. 6 Melepas penutup debu, pin cotter pin pengikat as roda, dan mur mahkota. Setelah roda dilepas, pada bagian tengah rotor piringan penggerak akan terdapat tutup kecil dari logam atau plastik yang berfungsi untuk melindungi komponen pengikat rotor dari debu. Karena kita perlu melepas rotor, semua komponen pengikat beserta penutupnya harus dilepas juga. Biasanya penutup debu dapat dilepas dengan penjepit dan mengetuk-ngetuk penjepit tersebut dengan palu. Di dalamnya, Anda akan menemukan sebuah mur mahkota yang diikat dengan pin cotter. Lepaskan pin dengan tang atau pemotong kawat, kemudian lepas mur mahkota beserta ringnya dengan cara memutarnya. Pastikan untuk menyimpan komponen-komponen kecil yang penting ini di tempat yang aman. Jangan sampai hilang! 7 Melepas rotor. Letakkan ibu jari Anda dengan mantap pada batang as di tengah-tengah rotor. Goncangkan rotor dengan kuat tetapi dengan arah gerakan yang halus menggunakan telapak tangan Anda yang lain. Bantalan roda terluar akan kendur atau terlepas. Singkirkan bantalan tersebut dan lepaskan rotornya. Jika rotor macet atau susah dilepas, gunakan palu karet untuk memukul-mukulnya hingga lepas. Meski demikian, cara ini dapat merusak rotor, sehingga hanya gunakan palu karet jika Anda memang berencana mengganti rotor itu. 8 Lepaskan baut sambungan penggerak hub dan lepaskan hub. Rotor dihubungkan dengan as penggerak menggunakan sambungan hub. Bantalan roda berada dalam hub, yang biasanya diikat erat dengan sejumlah baut di bagian belakangnya. Baut-baut ini bisa jadi susah untuk dijangkau karena berada di bagian dalam sehingga Anda mungkin membutuhkan tangkai kunci sok yang tipis atau dilengkapi dengan gagang siku untuk dapat melepasnya. Setelah Anda berhasil melepas seluruh baut hub, tariklah lepas hub dari as penggerak. Jika Anda membeli satu paket rakitan hub baru, Anda tidak perlu repot. Cukup pasangkan rakitan hub yang baru dan memasang kembali semuanya hingga ke rodanya dan selesailah sudah. Namun, jika Anda hanya akan mengganti bantalan roda di dalam hub, teruskan membaca. 9Membongkar hub. Untuk menjangkau bantalan, Anda harus membongkar hub. Anda mungkin harus menggunakan kunci pas dan/atau sebuah palu untuk membuka tutup hub dan komponen ABS yang mungkin terpasang di sana. Setelah itu, Anda mungkin membutuhkan sebuah alat penarik khusus untuk melepas baut tengahnya, lalu bantalan akan lepas dengan mudah. 10 Melepas rumah bantalan dan membersihkan dudukannya. Rumah bantalan bisa dilepas dengan menggunakan mesin gerinda atau tatah dan palu hingga hancur. Untuk itu, Anda tentu harus sudah menyiapkan penggantinya. Setelah rumah bantalan berhasil dilepas dan bantalan lama dikeluarkan, alangkah baiknya kalau dudukan bantalan dibersihkan juga. Bagian ini biasanya berisi banyak kotoran dan gemuk, jadi siapkan banyak kain gombal untuk membersihkan. 11 Memasang rumah bantalan baru bersama bantalannya. Pasang rumah bantalan baru pada tempatnya dengan beberapa ketukan palu. Lumasi bantalan dan pasangkan pada rumah bantalan. Pastikan bantalan terpasang dengan tepat, lurus, dan terpasang sejauh mungkin ke dalam, dan jika ada cincin pengunci, pastikan posisinya mendatar terhadap bagian luar dudukan bantalan. Gunakan banyak gemuk untuk melumasi bantalan. Lumasi dengan tangan atau dengan alat khusus bearing packer. Berikan banyak gemuk juga pada sisi luar bantalan dan cincin-cincin pengunci. 12 Memasang kembali semua komponen dengan urutan terbalik. Sekarang, setelah Anda selesai mengganti bantalan, apa yang harus Anda lakukan pada dasarnya adalah memasang kembali seluruh bagian roda yang telah Anda lepas dengan urutan sebaliknya. Jangan lupa bahwa ini termasuk mengganti bantalan luar setelah rotor kembali terpasang. Pasang kembali rangkaian hub dan sambungkan dengan as penggerak. Pasangkan kembali rotor dan kencangkan seluruh bautnya. Pasang bantalan luar baru yang telah diberi gemuk secukupnya. Pasang kembali mur mahkota dan kunci dengan pin cotter. Pasang kembali penutup debu, kaliper serta kampas rem pada tempatnya dan kencangkan dengan baut masing-masing. Terakhir, pasang kembali roda dan kencangkan semua mur roda. Saat Anda sudah selesai mengerjakan semuanya, turunkan pelan-pelan kendaraan Anda dengan dongkrak. Selamat, Anda telah berhasil mengganti sendiri bantalan roda kendaraan Anda! Iklan Hal yang Anda Butuhkan Rakitan bantalan roda Gagang siku untuk kunci sok Dongkrak Satu set kunci sok Kunci pas Obeng Palu karet Ampelas Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
cara melepas roda mobil yang benar